Kontroversi Pembangunan Kolam Renang di Rumah Jabatan Wakil Bupati Barito Selatan

Redaksi On Maret 30, 2026

 

BUNTOK, SIBER NUSANTARA - Pembangunan kolam renang di rumah jabatan Wakil Bupati Barito Selatan, Khristianto Yudha, memicu kontroversi di media sosial. Banyak netizen yang mempertanyakan prioritas pembangunan ini, mengingat kondisi infrastruktur jalan di daerah tersebut masih kurang diperhatikan.


Kondisi jalan yang rusak dan kurangnya aksesibilitas membuat masyarakat merasa bahwa pembangunan kolam renang di rumah jabatan wakil bupati adalah pemborosan anggaran. "Kami butuh jalan yang baik, bukan kolam renang di rumah jabatan," tulis salah satu netizen di media sosial.


Pembangunan kolam renang ini juga dinilai tidak sesuai dengan kebutuhan masyarakat yang lebih mendesak, seperti perbaikan infrastruktur dasar dan pelayanan publik. "Prioritas pembangunan harusnya untuk masyarakat, bukan untuk kepentingan pribadi," kata warga lainnya.


Wakil Bupati Barito Selatan, Khristianto Yudha, belum memberikan pernyataan resmi terkait kontroversi ini. Namun, masyarakat berharap agar pemerintah daerah lebih memperhatikan kebutuhan dasar masyarakat dan tidak memborbankan anggaran untuk kepentingan pribadi.(Red


Viral di TikTok! Pemkab Barito Selatan Dikritik karena Belum Bayar THR PNS dan PPPK

Redaksi On Maret 30, 2026




BUNTOK, SIBER NUSANTARA - Netizen heboh di media sosial TikTok karena Pemkab Barito Selatan belum membayarkan Tunjangan Hari Raya (THR) kepada Pegawai Negeri Sipil (PNS) dan Pegawai Pemerintah dengan Perjanjian Kerja (PPPK). Padahal, pembayaran THR sudah diatur dalam Peraturan Pemerintah (PP) Nomor 36 Tahun 2021 Tentang Pengupahan dan Peraturan Menteri Ketenagakerjaan Nomor 6 Tahun 2021 Tentang THR Keagamaan Bagi Pekerja atau Buruh.


Pemerintah Kabupaten Barito Selatan masih belum membayarkan Tunjangan Hari Raya (THR) kepada Pegawai Negeri Sipil (PNS) dan Pegawai Pemerintah dengan Perjanjian Kerja (PPPK). Hal ini menimbulkan kekhawatiran di kalangan aparatur sipil negara.


Menurut peraturan yang berlaku, PNS dan PPPK berhak menerima THR jika telah bekerja minimal satu bulan sebelum Hari Raya Idul Fitri. Besaran THR dihitung berdasarkan komponen penghasilan yang dibayarkan pada bulan sebelumnya. 


PPPK yang baru bekerja kurang dari satu tahun akan menerima THR secara proporsional, di mana  adalah lamanya bulan bekerja. Namun, jika PPPK bekerja kurang dari satu bulan kalender sebelum Hari Raya, maka tidak berhak menerima THR.


Masyarakat Barito Selatan berharap pemerintah daerah segera membayarkan THR kepada PNS dan PPPK sebagai bentuk penghargaan atas pengabdian mereka.


Menteri Keuangan Purbaya Yudhi Sadewa menegaskan Tunjangan Hari Raya (THR) 2026 wajib dibayarkan dengan anggaran Rp55 triliun yang sudah siap disalurkan. Pencairan dilakukan bertahap sejak akhir Februari, namun keterlambatan di beberapa instansi disebabkan kendala administratif dokumen, bukan kekurangan dana.(Red) 

Wabup Barsel Khristianto Yudha Lakukan Sidak ke OPD, Pastikan Kedisiplinan ASN Pasca Lebaran

Redaksi On Maret 25, 2026

 


BUNTOK, SIBER NUSANTARA - Wakil Bupati (Wabup) Barito Selatan (Barsel), Kalimantan Tengah (Kalteng), Khristianto Yudha, melakukan inspeksi mendadak (sidak) ke sejumlah Organisasi Perangkat Daerah (OPD) guna memastikan kedisiplinan Aparatur Sipil Negara (ASN) pasca libur panjang Hari Raya Idul Fitri 1447 Hijriah.


Sidak yang dilakukan pada Selasa (25/3) ini, diikuti oleh Penjabat (Pj) Sekretaris Daerah (Sekda) Barsel, Ita Minarni, serta para Asisten Setda dan Kepala Inspektorat Barsel, Yuristanti Yudha. Mereka mengunjungi beberapa kantor dinas dan unit pelayanan di lingkungan Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Barsel, antara lain Kantor Inspektorat, Disporapar, Disperindagkop, DKPP, PMD, Bapperida, DPUPR, Dishub, Dinas Perikanan, Perkimtam, dan Dinas Pendidikan.


Khristianto Yudha menyatakan bahwa sidak ini bertujuan untuk memastikan kehadiran dan kesiapan ASN dalam menjalankan tugas pelayanan publik setelah libur panjang. "Kami ingin memastikan seluruh ASN hadir dan siap memberikan pelayanan maksimal kepada masyarakat," ujarnya.


Pj Sekda Barsel, Ita Minarni, menambahkan bahwa secara umum tingkat kehadiran ASN cukup baik, meskipun masih ditemukan beberapa pegawai yang tidak hadir. "Pemkab Barsel akan terus melakukan evaluasi dan meningkatkan pengawasan guna memastikan kedisiplinan ASN tetap terjaga serta pelayanan publik berjalan optimal," katanya.(Red

Bupati Murung Raya Hadiri Puncak Peringatan Hari Ibu ke-97 di Kalteng

Redaksi On Desember 02, 2025

 


PALANGKA RAYA,SIBER NUSANTARA — Bupati Murung Raya (Mura), Heriyus, melalui Wakil Bupati (Wabup) Rahmanto Muhidin didampingi Wakil Ketua I TP-PKK Kab. Mura, Dina Maulidah, menghadiri Puncak Peringatan Hari Ibu ke-97 tingkat Provinsi Kalimantan Tengah. Acara berlangsung di Aula Jayang Tingang, Kantor Gubernur Kalteng, Selasa (2/12/2025).


Tema nasional peringatan tahun ini, “Perempuan Berdaya dan Berkarya Menuju Indonesia Emas 2045”, menjadi sorotan penting peran perempuan dalam pembangunan daerah.


Gubernur Kalteng  Agustiar Sabran menegaskan bahwa perempuan harus terus diberi ruang untuk berkembang dan berkontribusi.


 “Melalui peringatan ini, kita ingin menegaskan kembali bahwa perempuan memiliki peran penting dalam pembangunan dan perlu terus diberi ruang untuk berkembang,” tuturnya.


Wabup Rahmanto Muhidin usai kegiatan mengatakan momen Hari Ibu menjadi dorongan bagi Pemkab Murung Raya untuk meningkatkan kapasitas dan kualitas perempuan di berbagai sektor.


 “Melalui berbagai program pemberdayaan, kita ingin memastikan suara perempuan tersampaikan agar kebijakan yang disusun lebih tepat sasaran dan sesuai kebutuhan,” ungkapnya.


Ia juga mendorong perempuan di Murung Raya untuk terus percaya diri dan menghadirkan inovasi di berbagai bidang.


TP-PKK Kab. Mura berhasil meraih juara pertama lomba vlog yang diselenggarakan TP-PKK Provinsi Kalteng. Penghargaan itu diterima oleh Wakil Ketua I TP-PKK Kab. Mura, Dina Maulidah, langsung dari Gubernur Kalteng, Agustiar Sabran.


Semangat Hari Ibu ini diharapkan terus menginspirasi perempuan Murung Raya untuk berdaya dan berkarya.(Red)

Natal Oikumene ASN, TNI, Polri, dan Masyarakat Murung Raya 2025: “Allah Hadir Untuk Menyelamatkan Keluarga”

Redaksi On Desember 01, 2025


PURUK CAHU,SIBER NUSANTARA — Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Murung Raya (Mura) menggelar Ibadah dan Perayaan Natal Oikumene ASN, TNI, Polri, dan Masyarakat Kab. Mura Tahun 2025 di GOR Tana Malai Tolung Lingu, Senin (1/12/2025).



- *Tema:* “Allah Hadir Untuk Menyelamatkan Keluarga” (Matius 1:21–24)

- *Subtema:* “Kasih Natal: Keluarga Sehat, Gereja Kuat, Murung Raya Hebat”


Acara ini bertujuan memperkuat kebersamaan, persatuan, dan peran keluarga sebagai fondasi masyarakat yang harmonis.


*Khotbah Pdt. Yandi Manobe:*

Mengajak umat Kristiani meneladani kasih Kristus.

> “Inti dari kasih adalah pengorbanan. Karena itu, marilah kita saling mengasihi dan saling menghormati satu sama lain sesuai dengan cinta kasih Kristus,” tuturnya.


*Sambutan Bupati Mura Heriyus:*

Mengajak seluruh umat membangun keluarga yang sehat jasmani dan rohani, menanamkan kasih, serta menjaga kebersamaan dan kesatuan di Murung Raya.

> “Pemerintah daerah akan terus mendukung kegiatan keagamaan, termasuk Natal Oikumene yang digelar setiap tahun,” ucapnya.


*Hadir dalam acara:*

Unsur Forkopimda, tokoh agama, tokoh masyarakat, hamba Tuhan, dan jemaat Kristiani dari seluruh gereja di Murung Raya. Suasana berlangsung hangat, khidmat, dan penuh sukacita Natal.


Natal Oikumene ini menjadi wujud nyata sinergi pemerintah dan masyarakat dalam merawat toleransi dan keharmonisan di Murung Raya.(Red)

Pemkab Murung Raya Ikuti Rakornas Kesiapsiagaan Natal 2025 dan Tahun Baru 2026

Redaksi On Desember 01, 2025

 


PURUK CAHU,SIBER NUSANTARA — Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Murung Raya (Mura) mengikuti *Rapat Koordinasi Nasional (Rakornas)* yang dipimpin Menteri Dalam Negeri RI, *Tito Karnavian*, secara virtual dari Aula A Kantor Bupati Mura, Senin (1/12/2025).


Bupati Mura *Heriyus* diwakili Asisten III Setda Kab. Mura *Andri Raya*, Ketua DPRD Mura *Rumiadi*, dan Danyonkif TP 883/Temanggung Awan, *Mayor Inf Supriyanto*.


*Arahan Mendagri Tito Karnavian:*

- Penguatan sistem keamanan dan pelayanan publik selama libur panjang Nataru.

- Pendekatan keamanan strategis: preventif, kolaboratif, responsif, humanis, berbasis intelijen & data, serta komunikasi publik cepat dan tepat.

- 5 prioritas utama:

    1. Jaga soliditas dan kekompakan Forkopimda sebagai fondasi stabilitas keamanan daerah.

    2. Tingkatkan koordinasi lintas instansi agar kebijakan selaras dan efektif.

    3. Jamin kelancaran mobilitas masyarakat selama libur dan arus mudik/balik.

    4. Jaga stabilitas sosial dan ketertiban umum, antisipasi gangguan keamanan, konflik komunal, potensi teror.

    5. Pastikan pengamanan tempat ibadah dan pusat keramaian selama Natal dan malam Tahun Baru.


*Asisten III Setda Kab. Mura, Andri Raya:*

Menegaskan Pemkab Murung Raya siap menindaklanjuti arahan Mendagri, terutama penguatan koordinasi lintas sektor dan optimalisasi kesiapsiagaan bencana.


Pemkab Mura berkomitmen menjaga keamanan dan kenyamanan masyarakat saat perayaan Natal 2025 dan Tahun Baru 2026.(Red)

Wisuda Sekolah Lansia “Gita Uluh Itah” di Murung Raya, 22 Lansia Diwisuda

Redaksi On Desember 01, 2025

 


PURUK CAHU,SIBER NUSANTARA — Pemerintah Kabupaten Murung Raya melalui Dinas Pengendalian Penduduk, Keluarga Berencana, Pemberdayaan dan Perlindungan Anak (DALDUK KBP3A) menggelar Wisuda Sekolah Lansia *“Gita Uluh Itah”* di Aula DPMD, Senin (1/12/2025). Acara penuh haru dan kebanggaan ini dihadiri Asisten I Setda Kab. Mura *Rahmat K Tambunan*, Plt. Kepala Dinas DALDUK KBP3A *Lynda Kristiane*, jajaran TP-PKK Kab. Mura, para wisudawati, dan tamu undangan.


*Laporan Plt. Kepala Dinas DALDUK KBP3A, Lynda Kristiane:*

- Pendaftar awal 24 orang, menjadi 22 wisudawan karena 1 meninggal dunia dan 1 mengundurkan diri akibat kecelakaan.

- Tujuan:

    1. Memberikan apresiasi kepada lansia yang telah mengikuti program pembelajaran.

    2. Meningkatkan motivasi lansia untuk tetap aktif, sehat, dan produktif.

    3. Memperkuat sinergi pemerintah, masyarakat, dan keluarga dalam mendukung lansia.



Wisuda bukan sekadar seremoni, tapi penghargaan tulus kepada para orang tua dan sesepuh yang telah berjuang, berkarya, dan menjadi panutan.

- Lansia adalah aset berharga bangsa, saksi sejarah, dan sumber kebijaksanaan bagi generasi muda.

- Pemerintah daerah berkomitmen meningkatkan kesejahteraan lansia melalui layanan kesehatan, kegiatan sosial, dan pemberdayaan komunitas agar tetap aktif, sehat, dan bahagia.

- Mengajak seluruh elemen masyarakat untuk memberi perhatian dan kasih sayang kepada lansia, menjaga nilai kekeluargaan dan gotong royong.


Acara ini menjadi simbol bahwa usia bukanlah penghalang untuk terus belajar dan berkontribusi.(Red)