400 Mahasiswa UPR dan UIN Palangka Raya Siap KKN di Murung Raya Selama 45 Hari
On Juni 04, 2026
PURUK CAHU, SIBER NUSANTARA – Bupati Murung Raya Heriyus memimpin rapat persiapan pelaksanaan Kuliah Kerja Nyata mahasiswa dari Universitas Palangka Raya dan Universitas Islam Negeri Palangka Raya Tahun 2026. Rapat digelar di Aula A Kantor Bupati Mura, Selasa (3/6/2026).
Rapat turut dihadiri Pj Sekda Mura Sarwo Mintarjo dan sejumlah Kepala Perangkat Daerah terkait lingkup Pemkab Mura.
Dalam rapat dipaparkan rencana penempatan mahasiswa KKN 2026 di Kabupaten Murung Raya.
1. *UIN Palangka Raya*: 250 mahasiswa dalam 25 kelompok. Masing-masing kelompok 10 mahasiswa.
2. *UPR Palangka Raya*: 150 mahasiswa dalam 10 kelompok. Masing-masing kelompok 15 mahasiswa. Jumlah ini masih belum final.
Total mahasiswa yang direncanakan KKN di Murung Raya mencapai 400 orang. Mereka akan melaksanakan KKN selama 45 hari dan ditempatkan di sejumlah desa prioritas. Fokus penempatan ada di wilayah kategori rawan stunting, kemiskinan, dan membutuhkan perhatian pembangunan.
Dalam arahannya, Bupati Heriyus menekankan pentingnya koordinasi lintas perangkat daerah agar pelaksanaan KKN berjalan lancar dan memberi manfaat nyata bagi masyarakat.
“Pelaksanaan KKN ini harus terarah. Tujuannya membantu langsung masyarakat dan mendukung program pembangunan daerah, khususnya penanganan stunting,” tegas Heriyus.
Ia juga menyampaikan bahwa pihak UIN Palangka Raya sudah melakukan peninjauan dan pengecekan lapangan. Sementara pihak UPR masih akan melakukan peninjauan lokasi sekaligus finalisasi jumlah mahasiswa.
Dalam rapat tersebut, pihak perguruan tinggi meminta agar mahasiswa KKN tidak ditempatkan di desa dengan akses ekstrem atau jalur transportasi sungai yang berisiko tinggi.
Selain faktor keselamatan, kampus juga mempertimbangkan biaya transportasi mahasiswa menuju Murung Raya yang diperkirakan mencapai ratusan juta rupiah.
Meski ada kendala akses, Pemkab Mura tetap mendukung penuh pelaksanaan KKN. Program ini dinilai mampu membantu masyarakat sekaligus mempercepat program pembangunan daerah.
Dengan sinergi Pemkab, perguruan tinggi, dan pemerintah desa, diharapkan KKN 2026 dapat berjalan aman, tertib, dan memberikan dampak positif bagi Murung Raya.(Red)








